loading…
“Kendalnya kita adalah kita belum dapat barcode dari Kemenkes untuk membarcode aplikasi PeduliLindungi itu,” kata Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen kepada wartawan, Sabtu (2/10/2021). Baca juga: Masih Sepi Penumpang, Hanya 20 Persen PO yang Beroperasi di Terminal Kalideres
Kendati demikian, mayoritas penumpang yang naik bus TransJakarta dari Terminal Kalideres sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Sementara sebagian penumpang lain, hanya menunjukkan surat vaksin secara manual sebagai syarat menggunakan Bus Transjakarta.
“Ada 60 persen yang sudah punya aplikasi PeduliLindungi. Jadi mayoritas memang sudah paham pengguna aplikasi ini,” tuturnya.
Menurut Revi, mayoritas penumpang Transjakarta sudah menggunakan aplikasi tersebut lantaran intensitas aktivitas yang tinggi.
“Kalau penumpang (AKAP) Itu agak jauhlah antara 30-40 persen yang punya aplikasi itu,” ujarnya. Baca juga: PPKM Level 3, Penumpang Bus Antarkota di Terminal Kalideres di Bawah 100 Orang
(mhd)